1. Danau tektonik yaitu danau yang terbentuk akibat penurunan muka bumi karena pergeseran / patahan
2. Danau vulkanik yaitu danau yang terbentuk akibat aktivitas vulkanisme / gunung berapi
3. Danau tektovulkanik yaitu danau yang terbentuk akibat percampuran aktivitas tektonisme dan vulkanisme
4. Danau bendungan alami yaitu danau yang terbentuk akibat lembah sungai terbendung oleh aliran lava saat erupsi terjadi
5. Danau karst yaitu danau yang terbentuk akibat pelarutan tanah kapur
6. Danau glasial yaitu danau yang terbentuk akibat mencairnya es / keringnya daerah es yang kemudian terisi air
7. Danau buatan yaitu danau yang terbentuk akibat aktivitas manusia
Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 02 Desember 2011
Kamis, 27 Oktober 2011
Berbagai ornamen goa yang sering dijumpai
Tanggal 26 Oktober 2011 kemaren anak2 kelas VII melakukan tadabur alam kecil ke goa lowo. Sesuai materi IPS geografi berikut adalah hal2 yang diperhatikan yaitu ornamen2 goa.
Untuk foto-foto kegiatan tadabur alam bisa dilihat disini...
Untuk foto-foto kegiatan tadabur alam bisa dilihat disini...
ØStalaktit (stalactite)
Terbentuk dari tetesan air dari atap gua yang mengandung kalsium karbonat (CaCO3 ) yang mengkristal, dari tiap tetes air akan menambah tebal endapan yang membentuk kerucut menggantung dilangit-langit gua
Berikut ini adalah reaksi kimia pada proses pelarutan batu gamping :
CaCO3 + CO2 + H2O à Ca2 + 2HCO3
Terbentuk dari tetesan air dari atap gua yang mengandung kalsium karbonat (CaCO3 ) yang mengkristal, dari tiap tetes air akan menambah tebal endapan yang membentuk kerucut menggantung dilangit-langit gua
Berikut ini adalah reaksi kimia pada proses pelarutan batu gamping :
CaCO3 + CO2 + H2O à Ca2 + 2HCO3
Selasa, 25 Oktober 2011
Ornamen dan Keindahan Gua
Bentuk ornamen-ornamen gua merupakan keindahan alam yang
jarang kita jumpai di alam terbuka. Di tengah kegelapan abadi proses
pengendapan berlangsung hingga membentuk ornamen-ornamen gua (speleothem).
Proses ini disebabkan karena air tanah yang menetes dari atap gua mengandung
lebih banyak CO2 daripada udara sekitarnya. Dalam rangka mencapai keseimbangan,
CO2 menguap dari tetesan air tersebut. Hal ini menyebabkan berkurangnya jumlah
asam karbonat, yang artinya kemampuan melarutkan kalsit menjadi berkurang.
Akibatnya air tersebut menjadi jenuh kalsit (CaCO3) dan kemudian mengendap.
Proses terbentuknya Gua
Proses Terbentuknya Gua Gua terbentuk pada dasarnya
karena masuknya air ke dalam tanah. Berikut ini tahapan proses terbentuknya
gua :
- Tahap awal, air tanah mengalir melalui bidang rekahan pada lapisan batu gamping menuju ke sungai permukaan. Mineral-mineral yang mudah larut dierosi dan lubang aliran air tanah tersebut semakin membesar.
- Sungai permukaan lama-lama menggerus dasar sungai dan mulai membentuk jalur gua horisontal.
- Setelah semakin dalam tergerus, aliran air tanah akan mencari jalur gua horisontal yang baru dan langit-langit atas gua tersebut akan runtuh dan bertemu sistem gua horisontal yang lama dan membentuk surupan (sumuran gua).
Rabu, 05 Oktober 2011
Proses Pembentukan Muka Bumi
Plate Tectonics
Keragaman bentuk ketampakan alam di permukaan bumi tidak terjadi dengan sendirinya melainkan melalui suatu proses alam yang panjang. Keragaman tersebut terjadi karena adanya tenaga endogen dan eksogen yang ada di bumi.
1. Tenaga Endogen
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen terdiri dari tenaga tektonik (diatropisme), vulkanik (vulkanisme) dan gempa (seisme).
a. Tektonik (diastropisme)
Diastropisme adalah tenaga yang bekerja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan sehingga mengubah bentuk muka bumi. Gerakan tersebut dapat dibedakan menjadi gerakan orogenesis dan epirogenesis. Semua gerakan tersebut akan mengubah bentuk permukaan bumi berupa munculnya sesar (patahan) dan lipatan. Selanjutnya...
b. Vulkanisme
Vulkanisme adalah segala kegiatan magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan yang lebih atas atau sampai ke luar permukaan bumi. Aktivitas tersebut menghasilkan bentukan berupa kerucut atau kubah yang berdiri sendiri dan disebut gunungapi. Selanjutnya...
c. gempa (seisme)
Gempa merupakan getaran yang terjadi karena gerakan batuan yang melewati batas kelentingan atau kelengkungannya. Jika batas kelentingan tersebut terlampaui maka akan menghasilkan sebuah getaran.
Gempa dibedakan menjadi gempa tektonik, vulkanik, dan longsoran. Selanjutnya...
2. Tenaga Eksogen
adalah tenaga yang berasal dari luar bumi, sifatnya merombak/merusak permukaan bumi yang sudah terbentuk oleh tenaga endogen.
Tenaga eksogen berasal dari tenaga air, angin dan organisme.
Tenaga eksogen yang mengubah bentuk muka bumi dipengaruhi oleh tiga proses, yaitu pelapukan, erosi, dan sedimentasi. Pelapukan dapat diartikan sebagai proses penghancuran masa batuan zat penghancur. Pelapukan dapat dibedakan menjadi pelapukan fisika, kimia dan biologi.
a. Proses Pelapukan
Batuan yang telah terbentuk melalui berbagai proses akhirnya lama kelamaan akan mengalami proses penghancuran atau pelapukan. Batuan yang berukuran besar akan terpecah menjadi batuan yang berukuran lebih kecil, bahkan sampai menjadi debu. Selanjutnya...
b. Proses Erosi
Erosi adalah suatu proses penghancuran tanah dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan air, es, angin, dan gravitasi. Karena itu, berdasarkan penyebabnya erosi dapat disebabkan oleh air, gelombang air laut, es atau gletser, angin, dan gravitasi. Selanjutnya...
c. Proses Sedimentasi
Sedimentasi adalah proses pengendapan material-material hasil erosi yang dibawa oleh tenaga pengangkut seperti air, angin, gelombang laut, dan gletser. Material-material hasil erosi tersebut pada jarak tertentu akan mengalami penurunan kecepatan gerak atau berhenti sama sekali. Material yang lebih besar akan diendapkan terlebih dahulu dibanding dengan material yang lebih halus. Berdasarkan tenaga yang mengangkutnya sedimentasi dibagi atas: sedimentasi air sungai, air laut, angin dan gletser. Selanjutnya...
Berbagai bentuk tenaga bekerja untuk mengubah muka bumi, baik dari dalam bumi maupun dari luar bumi yang dikenal dengan sebutan tenaga geologi. Hasil erosi baik disebabkan oleh air hujan, angin dan air laut akan dibawa ke tempat yang lebih rendah yang akhirnya diendapkan. Dasar laut merupakan tempat yang paling rendah di permukaan bumi sehingga dasar laut merupakan basis pengendapan terakhir. Hasil endapan tersebut lama kelamaan dalam waktu jutaan tahun menjadi sangat tebal, kemudian endapan tersebut diangkat oleh tenaga endogen sehingga membentuk pegunungan. Pegunungan yang telah dibentuk oleh tenaga endogen tersebut dihancurkan oleh tenaga eksogen dan membentuk sedimen baru. Hal ini terus berlangsung sepanjang masa inilah yang disebut dengan siklus geologi.
1. Tenaga Endogen
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen terdiri dari tenaga tektonik (diatropisme), vulkanik (vulkanisme) dan gempa (seisme).
a. Tektonik (diastropisme)
Diastropisme adalah tenaga yang bekerja dari dalam bumi yang mengakibatkan pergeseran dan perubahan posisi lapisan batuan sehingga mengubah bentuk muka bumi. Gerakan tersebut dapat dibedakan menjadi gerakan orogenesis dan epirogenesis. Semua gerakan tersebut akan mengubah bentuk permukaan bumi berupa munculnya sesar (patahan) dan lipatan. Selanjutnya...
b. Vulkanisme
Vulkanisme adalah segala kegiatan magma dari lapisan dalam litosfer menyusup ke lapisan yang lebih atas atau sampai ke luar permukaan bumi. Aktivitas tersebut menghasilkan bentukan berupa kerucut atau kubah yang berdiri sendiri dan disebut gunungapi. Selanjutnya...
c. gempa (seisme)
Gempa merupakan getaran yang terjadi karena gerakan batuan yang melewati batas kelentingan atau kelengkungannya. Jika batas kelentingan tersebut terlampaui maka akan menghasilkan sebuah getaran.
Gempa dibedakan menjadi gempa tektonik, vulkanik, dan longsoran. Selanjutnya...
2. Tenaga Eksogen
adalah tenaga yang berasal dari luar bumi, sifatnya merombak/merusak permukaan bumi yang sudah terbentuk oleh tenaga endogen.
Tenaga eksogen berasal dari tenaga air, angin dan organisme.
Tenaga eksogen yang mengubah bentuk muka bumi dipengaruhi oleh tiga proses, yaitu pelapukan, erosi, dan sedimentasi. Pelapukan dapat diartikan sebagai proses penghancuran masa batuan zat penghancur. Pelapukan dapat dibedakan menjadi pelapukan fisika, kimia dan biologi.
a. Proses Pelapukan
Batuan yang telah terbentuk melalui berbagai proses akhirnya lama kelamaan akan mengalami proses penghancuran atau pelapukan. Batuan yang berukuran besar akan terpecah menjadi batuan yang berukuran lebih kecil, bahkan sampai menjadi debu. Selanjutnya...
b. Proses Erosi
Erosi adalah suatu proses penghancuran tanah dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan air, es, angin, dan gravitasi. Karena itu, berdasarkan penyebabnya erosi dapat disebabkan oleh air, gelombang air laut, es atau gletser, angin, dan gravitasi. Selanjutnya...
c. Proses Sedimentasi
Sedimentasi adalah proses pengendapan material-material hasil erosi yang dibawa oleh tenaga pengangkut seperti air, angin, gelombang laut, dan gletser. Material-material hasil erosi tersebut pada jarak tertentu akan mengalami penurunan kecepatan gerak atau berhenti sama sekali. Material yang lebih besar akan diendapkan terlebih dahulu dibanding dengan material yang lebih halus. Berdasarkan tenaga yang mengangkutnya sedimentasi dibagi atas: sedimentasi air sungai, air laut, angin dan gletser. Selanjutnya...
Langganan:
Postingan (Atom)